Selasa, 14 Oktober 2025

REVITALISASI DI JALAN JALAK HARUPAT, KAWASAN DI SEKITAR ISTANA BOGOR MULAI DI TATA ULANG

Sabtu – 11 Oktober 2025, Pemerintah Kota Bogor tengah melaksanakan proyek revitalisasi trotoar di Kawasan sekitar istana bogor, Tepatnya di jalan Jalak Harupat yang mengarah ke lapangan Sempur. Proyek yang sudah berlangsung dari tanggal 28 september ini masih berlanjut, berdasarkan observasi yang dilakukan pada sabtu 11 oktober 2025, terlihat beberapa pekerja sedang melakukan proses pembongkaran dan penggalian di sejumlah titik.

Terlihat juga sejumlah material seperti pasir, semen, dan batu tampak menumpuk di tepi jalan. Area pekerjaan juga ditutup dan diberi pembatas agar pejalan kaki tidak melintas di lokasi yang sedang dikerjakan tetapi pejalan kaki masih bisa melintas di sisi jalur lain dan dapat menyebrang melalu underpass yang menghubungkan area sekitar istana bogor dengan lapangan sempur untuk menuju ke lapangan sempurna.

Meskipun aktivitas perbaikan sedikit mengganggu kenyamanan para pejalan kaki, tetapi kondisi lalu lintas di sekitar Kawasan istana bogor masih terpantau lancar walaupun bahu jalan sedikit tertutup oleh proyek revitalisasi tersebut. Pejerjaan dilakukan secara bertahap agar tidak menimbulkan kemacetan dan tetap menjaga kelancaran arus lalu lintas di area tersebut.

Dengan adanya revitalisasi ini, jalur pejalan kaki diharapkan akan menjadi lebih luas dan nyaman untuk digunakan. Proyek ini juga menjadi bagian dari upaya pemerintah Bogor dalam menata Kawasan pusat kota agar lebih tertib dan ramah pejalan kaki. 

Penulis: Ferdy Adriansyah (2506321059)

Kelas   : Penerbitan 1C

Jadi Kopi: Berawal Dari Penikmat, Bisa Menjadi Penjual Kopi!












DEPOK – Pada zaman sekarang, kopi sudah bukan sekedar minuman saja, tetapi sudah menjadi bagian gaya hidup seluruh kalangan umur, terutama kalang anak muda. Kopi zaman sekarang juga sudah beragam dan bervariasi, mulai original dengan rasa yang kuat, hingga inovasi rasa, seperti susu gula aren, dalgona, dan varian unik lainnya. 

Dengan meningkatnya popularitas kopi, banyak orang yang menciptakan brand kopi mereka sendiri, termasuk “Jadi Kopi”, brand kopi milik pasangan suami istri Adam dan Alifda. 

Berdiri pada tahun 2023, “Jadi Kopi” berawal dari hobi Adam yang gemar meracik kopi di rumah. Awalnya hanya iseng dalam membuat kopi susu, namun setelah Alifda mempublikasikan ke media sosial, banyak teman yang menyarankan mereka untuk menjual kopi tersebut. Setelah mendapatkan banyak komentar positif, keduanya mulai menghitung biaya produksi dan memperkenalkan produk secara terbatas kepada keluarga dan teman sekitar, sebelum akhirnya dijual untuk massal. 

Nama “Jadi Kopi” berasal dari pelesetan spontan ketika Adam dan Alifda mulai menjual kopi mereka. Selain itu “Jadi Kopi” juga dapat menggambarkan produk kopi mereka yang siap minum. 

“Karena berawal dari iseng, akhirnya kaya pelesetan aja, eh jadi kopi. Bisa diartiin juga kayak, pelanggan duduk manis atau tinggal menikmati kopi yang udah diracik, seperti sihir, tada, Jadi Kopi” ujar Alifda sambil tertawa. 

Kini, “Jadi Kopi” telah memiliki lima varian rasa andalan, yaitu Americano, Kopi Susu, Kopi Susu Gula Aren, Kopi Susu Coco Pandan, dan Dalgona. Tak hanya menjual kopi, brand ini juga menghadirkan menu nonkopi, seperti Thai Tea, Green Thai Tea, Cappuccino Cincau, dan Milky Brown Sugar. Setiap varian tersedia tiga ukuran, yaitu small, medium, dan large.









 


Harga produk “Jadi Kopi” disesuaikan dengan varian rasa dan ukuran. Setiap produk dibanderol mulai harga Rp. 10.000 hingga Rp. 66.000 untuk varian large. Selain menjual satuan, “Jadi Kopi” juga menyediakan paket penjualan per 20 pieces dengan harga menyesuaikan varian rasa. 

” Enak dan affordable untuk kopi yang bisa dibilang beneran "ngopi". Aku suka kita bisa tetap nikmatin daily coffee kita bersama “Jadi Kopi”, di harga yang terjangkau kita sudah bisa merasakan rasa kopi yang asli, bukan kopi instan!” ujar Tazsya, salah satu konsumen “Jadi Kopi”.

Penulis: Fakih Amin Ramadhan (2506321062)

Kelas    : Penerbitan 1C

Ada Apa Saja di Pameran Karya Seni PAMERINT 2025: Jakarta Transition?

Poster PAMERINT 2025: Jakarta Transition di Galeri Cipta 1 TIM.

Jakarta -- Pameran karya seni merupakan acara yang rutin diadakan oleh mahasiswa rumpun kesenian. Tak hanya sebagai ajang "pamer", tapi juga sebagai bentuk penyampaian pesan kepada khalayak ramai. Seperti mahasiswa Prodi Desain Interior IKJ yang pada 8 Oktober kemarin membuka pameran desain interior bertemakan "Jakarta Transition" di Galeri Cipta 1 Taman Ismail Marzuki (TIM). 

Dalam pameran tersebut, karya yang ditampilkan tak hanya sebatas desain interior. Terdapat berbagai karya seni lainnya yang "bercerita" mengenai kultur, gaya hidup, dan bagaimana arus globalisasi membentuk itu semua. Sebuah tayangan sebelum memasuki ruang utama pameran bercerita dan berpesan bagaimana peran kita, orang Indonesia, dalam transisi global ini. 

1. Nirmana

Karya Nirmana 2D oleh Mahasiswa Desain Interior IKJ.
Bagi anak kesenian, terutama kesenian visual, nirmana adalah sahabat sejati yang setia bagi mereka sedari awal. Karya nirmana turut dipamerkan pada kegiatan ini.

2. Karya Gambar Gedung

Gambar Jakarta Teater menggunakan watercolor.

Karya yang satu ini tampak sebuah gambaran Gedung Teater Jakarta yang terlihat karakteristik. Bagian depan yang merupakan atap hijau melengkung tampak seperti sisik atau bahkan bagian tubuh dinosaurus.

3. Desain Dekoratif Nusantara

Karya desain dekoratif.


Karya ini berisi berbagai benda seperti talenan yang diberi lukisan khas corak nusantara.

4. Miniatur 3D 

Miniatur 3D rumah sakit khusus gigi dan mulut

Terdapat miniatur 3D dari konsep desain interior yang mereka pamerkan. Ada miniatur rumah sakit khusus gigi dan mulut dan hotel bisnis bintang 4.

5. Furniture Interior


Bentuk fisik kursi yang dirancang oleh Mahasiswa Desain Interior IKJ.

Terdapat kursi merah dan putih yang mudah sekali mengambil perhatian di ruang pameran. Menariknya, kursi ini adalah bentuk fisik dari konsep desain kursi yang dirancang oleh Mahasiswa Desain Interior IKJ.

Terakhir, terdapat satu papan yang ditempel di dinding. Papan tersebut tertulis pertanyaan “Apa pesanmu untuk Jakarta?” yang dapat diisi oleh pengunjung seusai mengamati pameran. Beberapa pengunjung menulis jawaban mereka seperti, “Terima kasih transumnya,” “Semangat kerjanya, jangan lupa istirahat,” “This city is LIT!”, “Kota global, pusat perkembangan negeri,” dan lainnya. 

Jadi, seperti itulah karya yang ada pada PAMERINT 2025: Jakarta Transition. Tertarik untuk mendatangi pameran karya seni lainnya? Stay tune!

Penulis: Annisa Humayro (2506321067)

Kelas    : Penerbitan 1C


Merchandising: Kunci Musisi Bertahan di Era Sekarang

 Raihan | Oct 15, 2025

Pasar Musik (Foto: Istimewa) 
Jakarta – Hingga saat ini Band Puppen dan beberapa band metal lainnya dapat bertahan di era sekarang karena Merchandising. Sejak era 1950–1960-an, praktik ini berkembang dari sekadar sarana promosi seperti yang dilakukan Elvis Presley dan The Beatles jadi simbol identitas bagi komunitas musik. Bagi band, merchandise bukan hanya berfungsi sebagai sumber penghasilan segar di tengah kurangnya keuntungan dari layanan streaming online, tetapi juga sebagai alat branding yang kuat membentuk citra visual dan konsistensi identitas mereka. Kaos, atau rilisan fisik bukan sekadar barang dagangan, tetapi representasi ideologi dan cara band berkomunikasi dengan penggemarnya. Bagi fans, merchandise menjadi bentuk keterikatan emosional yang memungkinkan mereka merasa memiliki bagian dari band yang mereka cintai, sekaligus menunjukkan jati diri, solidaritas, dan loyalitas terhadap komunitas musik tertentu. Dalam konteks budaya, merchandise berubah menjadi simbol status dan nostalgia, sekaligus menjadi media promosi organik yang membuat band terus dikenal. Karena itu, bagi band-band seperti Puppen, merchandise bukan hanya aspek ekonomi, tetapi juga strategi eksistensi yang menjaga hubungan antara musik, identitas, dan penggemarnya tetap hidup lintas generasi. Hal ini pun masih terasa hingga kini, terlihat dari antusiasme para penggemar musik yang menjadikan berburu merchandise sebagai bagian dari pengalaman menikmati konser. 

Ketika berkeliling di sekitaran booth Pasar Musik, Saya menemukan salah satu penggiat musik, saat Saya mewawancarai Wishnu yang hadir bersama teman-temannya ke JMC25. Wishnu menjawab “Tujuan Gue sama temen-temen dateng ke sini sih sebenernya pengen hunting tipis-tipis merch band aja, buat nambahin koleksi ya. Tadi juga Gue habis beli merch-nya Alkateri sama perintilan-perintilan aja sih. Oh ya, mau nonton performance band juga nanti malem bakalan ada dari Madmax sama Swellow,” ungkapnya. Pasar Musik yang lahir dari hasil kolaborasi JMC25 dengan Merch-making Market menjadi area “hunting” pengunjung yang selalu ramai dari transaksi pada setiap harinya. Beberapa tenant yang berpartisipasi pada sesi ini Antara Suara, Pophariini, Toko Gargantua, Gedung 4 Records, Teenage Death Store, BAALE, dan masih banyak lainnya. 

Dengan mengusung tema “Beyond Music: Time to Change”, Jakarta Music Con 2025 (JMC 2025) yang diselenggarakan pada 11 dan 12 Oktober 2025 di The Dome dan Outdoor Area, Senayan Park, Jakarta Pusat. Sukses menarik audiens dari berbagai kalangan. Acara yang dipersembahkan oleh Kementerian Kebudayaan (Kemenkebud) Republik Indonesia yang berkolaborasi dengan Antara Suara dan Kinnara ini menghadirkan Bisik Musik (talkshow), Pasar Musik (jualan merchandise), dan Panggung Musik (penampilan musik). Dalam sesi Bisik Musik yang berlokasi di dekat booth pintu masuk Pasar Musik menampilkan pembicara dari banyak Professional, Konten Kreator hingga Musisi yang menjadikan wadah untuk menceritakan pengalaman mereka di scene-musik seperti Sir Dandy, Vincent Rompies, Soleh Solihun, White Chorus, Sal Priadi dan Haris Franky. Menjelang malam, penampilan Madmax dan Swellow sebagai penutup membawakan set khas mereka dengan nuansa Alternative Rock, lagu-lagunya yang khas membuat para penggemar riang-gembira menikmati lantunan dari band tersebut.

Penulis: Raihan Nur Gunadi (2506321109)
Kelas    : Penerbitan 1C

HARGA TERJANGKAU, WARJO CIJANTUNG JADI TEMPAT FAVORIT KALANGAN REMAJA

Warkop Pancong Warjo di Cijantung, menjadi tempat favorit para remaja di wilayah Kalisari, Jakarta Timur. Tempat ini di bangun sejak bulan Mei tahun 2024. Meski masih baru, tempat ini sangat ramai pengunjung, terutama di kalangan remaja dan dewasa. Selain itu, warkop ini melayani selama 24 jam yang membuat para pengunjung bisa mendatangi tempat ini kapan saja. Tempat ini memiliki harga yang sangat terjangkau dan memiliki fasilitas yang cukup memadai.  

“Makanan disini tuh enak, sesuai sama harga dan ga bikin dompet kering juga. Tempatnya juga adem dan nyaman kalo bikin tugas atau sekedar main sama teman, cuma kalo datang di siang hari lumayan gerah sih, parkirannya juga kadang kurang karna saking banyaknya pengunjung. “, ungkap shyla, sebagai salah satu pengunjung Warkop Warjo, Cijantung (11/10/2025)

Menu favorit di warkop ini adalah kue pancong yang terbuat dari tepung beras, kelapa parut, gula, dan santan yang dilengkapi berbagai toping kekinian seperti coklat, keju, matcha, dan tiramisu. Tempat ini tidak hanya menyediakan makanan dengan porsi kecil, tetapi juga menyediakan  berbagai pilihan makanan porsi besar bagi pelanggan yang ingin menikmati hidangan lebih mengenyangkan.

Warkop ini menjadi salah satu tempat rekomendasi untuk masyarakat yang ingin nongkrong santai maupun mengerjakan tugas. Warkop ini juga sudah memiliki berbagai cabang, yang dimana cabang tersebut juga ramai pengunjung. Warkop ini menyediakan colokan di beberapa tempat dan menyediakan fasilitas Wi-Fi gratis bagi pengunjung yang tidak punya internet atau ingin menggunakan internet lain.

Penulis: Davina Aurin Najwa (2506321110)

Kelas   : Penerbitan 1C

Ziggy Zesyazeoviennazabriskie: Penulis dengan Imajinasi Tak Terbatas

Dalam dunia novel, orang-orang tidak asing lagi dengan nama Ziggy Zesyazeoviennazabriskie. Ia adalah penulis Indonesia yang sudah banyak memikat para pecinta novel. Dia sudah banyak sekali menulis buku dari masa muda, bahkan memenangkan juara pertama dalam rangka “Sayembara Novel DKJ 2016” ketika ia menduduki bangku SMA, dengan judul bukunya “Semua Ikan di Langit.” 

Apa isitimewanya buku itu? 

“Orang-orang pada bilang bahwa ketika membaca buku ‘Semua Ikan di Langit itu’, kayak sedang membayangkan Ziggy menulis buku itu sambil ‘make’, karena penulisannya yang sangat mind blowing,” ungkap salah seorang penggemar buku tersebut. 

Salah satu penggemar buku Ziggy
Tak hanya namanya yang sangat unik, ia juga terkenal dengan penulisannya yang gila. Genre yang ia tulis juga bukan mengutamakan romantis, melainkan fantasi. Itulah mengapa tak ada buku yang dianggap klise dan selalu hasilnya diluar akal. 

Ziggy pun baru saja mencetak kembali buku berjudul “White Wedding” pada 25 Juni lalu, yang perilisan pertamanya di tahun 2015 silam. Ada beberapa pembaruan cerita, gaya narasi, dan pengenalan tokoh baru. Serta cover yang lebih bernuansa feminim dan mengilustrasikan karakter utama dari buku tersebut, diharapkan menarik banyak pembaca baru dan memberikan pembaca setianya kesempatan untuk membeli hasil karyanya lagi. 

Dari sinopsis buku “White Wedding” itu sendiri, menjelaskan karakter utama bernama Elphira yang memiliki penyakit albinisme, sehingga ia membenci warna putih. Namun datanglah Sierra yang menyadarkan dia akan orang-orang disekelilingnya yang menyayanginya, serta warna putih itu sebenarnya tidak membawanya dalam kesedihan.

Buku "White Wedding" dari penulis Ziggy

Penulis: Haruni Ismaya (2506321065)

Kelas    : Penerbitan 1C

Kegiatan Thrifting dengan memprioritaskan Budaya di masa kini di Pasar Santa



Pasar Santa
Seperti yang diketahui, kegiatan thrifting adalah kegiatan menjual atau membeli barang bekas yang masih layak terpakai. Namun, sudah sewajarnya jika barang-barang thrifting akan kalah bersaing dengan barang yang baru, dikarenakan barang baru tentunya memiliki kualitas yang lebih baik dibandingkan dengan barang yang lama. Oleh karena itu, warga rata-rata akan memilih barang yang baru. 

Menanggapi hal tersebut, salah satu pasar yang bernama pasar Santa yang terletak di Santa Modern Market Lt. Semi Basement, Jl. Cipaku I No.233, RT.5/RW.4, Petogogan, Kebayoran Baru, Jakarta Selatan menjual beberapa barang thrifting dengan gaya unik. Pasar ini menggunakan metode jual beli barang thrifting dengan gaya atau budaya masa kini. Beberapa produk yang dijual di tempat ini seperti barang thrift dengan budaya Rock n Roll, komik atau mainan dengan gaya Jepang, pakaian dengan menggunakan budaya Hippie. Dengan menggunakan gaya tersebut, tentunya akan menarik minat pembeli.
Contoh barang thrift yang terdapat di pasar Santa
“Melihat persaingan pasar sih kita memang harus bisa kreativ mungkin, terlebih lagi kita berjualan di pasar, sedangkan minat orang-orang tentunya belanja online. Oleh karena itu, kalau bisa dibuat se kreativ mungkin agar barang thrift ini bisa bersaing dengan barang baru”, pernyataan dari salah satu penjual menanggapi permasalahan persaingan jual beli. Menanggapi pernyataan penjual tersebut, tentunya zaman sekarang sekarang sungguh sulit sebuah pasar offline untuk bersaing dengan pasar online, terlebih lagi produk yang dijual adalah thrifting sedangkan minat warga adalah produk baru. Oleh karena itu, kreativitas penjual akan diuji dalam produk trifting untuk dapat bersaing di masa kini.

Penulis: Muhammad Al Ghozali (2506321114)
Kelas    : Penerbitan 1C

Surya Kencana: Jejak Tionghoa dan Warisan Kota Tua yang Masih Bernapas

12 Oktober 2025

Di tengah kemacetan kota dan padatnya deretan pedagang kaki lima, Jalan Surya Kencana berdiri sebagai saksi bisu perjalanan panjang Kota Bogor. Kawasan ini bukan hanya pusat perdagangan dan kuliner, tapi juga jejak hidup komunitas Tionghoa yang telah membaur sejak ratusan tahun lalu. 

Jalan Surya Kencana, yang dulu dikenal sebagai Kampung Cina, merupakan permukiman komunitas Tionghoa tertua di Kota Bogor. Kehadiran mereka sudah tercatat sejak abad ke-17, pada masa kolonial Belanda, ketika komunitas pedagang ini membangun jaringan ekonomi yang kuat. Jalan ini menjadi urat nadi distribusi barang dan kebutuhan pokok warga.


Arsitektur kolonial khas Cina-Peranakan masih terlihat di beberapa bangunan tua di Surya Kencana.

Kehidupan Sosial dan Ekonomi Rakyat

Aktivitas jual beli barang bekas dan berbagai kebutuhan sehari-hari masih menjadi pemandangan sehari-hari di Surya Kencana. Warga menjajakan barang-barang mulai dari koper tua, mainan, hingga alat rumah tangga, yang menggambarkan denyut ekonomi kecil yang sudah berlangsung turun temurun.
Jual beli barang bekas masih menjadi mata pencaharian warga sekitar Surya Kencana. 

Warisan yang Pudar atau Bertahan? 

Meski banyak bangunan tua mulai mengalami kerusakan dan cat mengelupas, beberapa masih bertahan dengan fungsi baru. Contohnya Toko TIGA yang ikonik, yang kini berdampingan dengan kedai kopi modern — menandai benturan antara masa lalu dan masa kini di kawasan ini.
Bangunan Toko TIGA yang ikonik, kini menyatu dengan kedai kopi modern — menandai benturan antara masa lalu dan masa kini.

Penutup

Surya Kencana bukan hanya soal kuliner atau belanja. Ia adalah potongan sejarah hidup kota Bogor yang terus berjalan. Menjaga kawasan ini sama artinya dengan menjaga identitas kota dan kisah masyarakat yang membangunnya dari masa ke masa.

Penulis: Putra Maulana (2506321066)
Kelas    : Penerbitan 1C

Serunya Berburu Barang Branded Murah di Garage Sale JKT Vol. 84!

Tangerang Selatan, 11 Oktober 2025 – Akhir pekan ini, kawasan Broadway, The Flavor Bliss Alam Sutera, Tangerang Selatan, tampak lebih ramai dari biasanya. Suasana ini datang dari acara Garage Sale JKT Vol. 84 yang resmi digelar pada Sabtu (11/10). Kegiatan ini berlangsung selama dua hari, dari 11 hingga 12 Oktober 2025, mulai pukul 14.00 hingga 22.00 WIB. 

Acara yang diinisiasi oleh @garage.sale_jkt ini menghadirkan sekitar 50 tenant preloved dan thrift yang menjual beragam produk menarik. Mulai dari pakaian, sepatu, tas, aksesoris, perlengkapan anak, hingga produk kecantikan, semuanya bisa ditemukan di sini dengan harga yang sangat terjangkau mulai dari Rp30.000 saja! 

Tak sedikit pengunjung yang datang untuk berburu barang bermerek dengan harga miring. Sejumlah tenant menawarkan koleksi preloved dari merek ternama seperti Nike, Adidas, Zara, H&M, dan lainnya. “Di sini oke banget! bisa dapat barang branded yang masih bagus kualitasnya dengan harga murah, bahkan ada yang setengah harga aslinya,” ujar Vio, salah satu pengunjung Garage Sale JKT Vol. 84.

Suasana Garage Sale JKT Vol. 84 di The Flavor Bliss Alam Sutera








Selain berbelanja, terdapat juga acara hiburan musik sekaligus lomba band bertajuk “P! Ngeband” di area panggung utama. Hal ini menambah ramai suasana dan menjadikan pengunjung betah berlama-lama menikmati akhir pekan mereka disini. Acara ini pun menjadi tempat berkumpulnya para pecinta thrift, pencari barang unik, hingga penikmat musik lokal.

Penulis: Nadeia Permata Triyanto (2506321061)

Kelas    : Penerbitan 1C

Asvara.cloth: yang memiliki suara, Segera Hadir dengan Kaos Streetwear

 








Depok – Brand Asvara.cloth yang dibuat oleh Kelompok 12 (Congklak) untuk tugas project akhir TGP Playground. mereka siap hadir dengan kaos streetwearnya. Meski masih coming soon, filosofi yang dibawa brand ini memberi nilai lebih, bukan hanya sekedar kaos aja.

Nama Asvara diambil dari bahasa Sanskerta svara yang berarti suara, nada, atau gema. Dengan tambahan awalan “a”, Asvara dimaknai sebagai “yang memiliki suara”. Jadi asvara merupakan simbol dari ekspresi, keberanian bersuara, dan kebebasan menyampaikan sesuatu.

Reyna Herdiyanti, salah satu anggota kelompok, menjelaskan bahwa Asvara bukan sekadar soal bunyi.
“kan asvara ini tuh tadi bisa dikaitin dengan ekspresi yang bisa didengar meski gapunya suara ya.. jadi mungkin tujuannya bisa kayak, mewakili kebebasan berekspresi, dan mau menyalurkan sesuatu tuh gaharus pake suara tapi bisa pake tulisan, gambar, karya,” ungkap Reyna.

Dengan konsep streetwear, Asvara.cloth hadir untuk memenuhi gengsi gaya anak muda jaman sekarang yang bebas, berani, dan punya ceritanya sendiri. Kehadiran asvara.cloth diharapkan bisa menjadi simbol bahwa setiap orang punya “suara” untuk disampaikan lewat cara masing-masing. Salah satunya dengan baju ini

Para masyarakat PNJ masih harus bersabar, karena rilisan resmi dari Asvara.cloth akan segera diumumkan dalam waktu dekat melalui akun Instagram dan Tktok mereka. Jadi, stay tuned terus yaa, untuk kabar selanjutnya.

Penulis: Farros Putra Agus (2506321016)

Kelas    : Penerbitan 1C

Remaja Jalan Pemuda 1 Srengseng Sawah Gelar Tour ke Pantai Batu Saung Anyer untuk Bangun Solidaritas

Dokumentasi warga yang mengikuti tour(source:dokumentasi panitia)

Jakarta — Dalam upaya mempererat rasa kebersamaan dan solidaritas antar warga, para remaja Jalan Pemuda 1, Srengseng Sawah, Jakarta Selatan mengadakan kegiatan tour ke Pantai Batu Saung, Anyer, pada Sabtu (11/10/2025). Kegiatan ini diikuti oleh puluhan warga dengan penuh ceria. Perjalanan dimulai sejak pagi hari dengan menggunakan satu bus pariwisata. Sepanjang perjalanan, para peserta tampak bersemangat sambil menyanyikan lagu-lagu ceria dan berbagi makanan ringan. Setibanya di lokasi, suasana pantai yang indah dan udara segar menjadi hiburan tersendiri bagi para peserta tour setelah menempuh perjalanan panjang. Ketua panitia kegiatan, Alfi Akbar, menjelaskan bahwa tujuan utama kegiatan ini adalah untuk memperkuat hubungan sosial di antara para warga agar lebih kompak dan peduli satu sama lain. “ Kami ingin menciptakan suasana kebersamaan dan kekeluargaan. Melalui kegiatan seperti ini, kami bisa saling mengenal lebih dekat dan menumbuhkan semangat gotong royong,” ujarnya.

Dokumentasi pemenang lomba(source:dokumentasi panitia)

Selain menikmati keindahan pantai, para warga juga mengikuti berbagai permainan kelompok seperti lomba karoke, tukar kado, dan lomba joget balon. Kegiatan tersebut dirancang untuk melatih kerja sama tim serta menumbuhkan sportivitas. Salah satu peserta, Parhan, mengungkapkan rasa senangnya bisa ikut serta dalam kegiatan ini. “Seru banget! Selain refreshing, aku juga bisa tertawa bareng warga yang umur nya di atas aku. Semoga kegiatan kayak gini sering diadakan,” Tour ke Pantai Batu Saung ini ditutup dengan sesi makan bersama. Kegiatan berjalan lancar dan meninggalkan kesan mendalam bagi seluruh warga. Dengan diadakannya tour ini, diharapkan para warga dapat terus menjaga kekompakan, memperkuat solidaritas, serta menjadi warga yang aktif dan positif dalam lingkungan masyarakat.

Penulis: Panji Azwar Baihaqi (2506321113)
Kelas    : Penerbitan 1C

Taman Tebet Eco Park Gratis dan Fasilitas Lengkap, Selalu Ramai Pengunjung














Jakarta -
Taman Tebet Eco Park yang berlokasi di Jl. Tebet Barat Raya, Jakarta Selatan. Lokasi yang strategis membuat taman ini menjadi destinasi favorit bagi warga Jakarta, terutama warga Jakarta Selatan. Untuk masuk ke Taman Tebet Eco Park, pengunjung tak dikenai biaya apapun. 

Taman hijau ini dibuka untuk umum pada tahun 2022, dengan luas sekitar 3,7 hektare. Dengan jembatan berwarna oren ikonik atau dikenal dengan Infinity Link Bridge langsung menarik perhatian pengunjung kota Jakarta untuk berbondong bondong menaikinya dan menikmati pemandangan taman kota dengan aneka pepohonan asri serta sungai dari ketinggian 6 meter. 








Selain itu taman ini juga menyediakan banyak fasilitas diantaranya yaitu, tempat bermain anak, tempat penitipan hewan, photo both, dan mushola. 

Salah satu pengunjung, Aira, mengungkapkan "Saya sering berkunjung ke taman ini, untuk berolahraga. Suasana taman ini enak banget, adem, dan sejuk"

Lampu-lampu di Tebet Eco Park juga akan memancarkan cahayanya di malam hari. Jadi buat suasana taman semakin cantik. Nah, Taman Tebet Eco Park buka setiap hari mulai pukul 06.00-19.00 WIB. Tertarik untuk jalan-jalan ke taman cantik ini?

Penulis: Alfiana Saputri (2506321020)

Kelas    : Penerbitan 1C

Wajah Baru Masjid Soeprapto Soeparno: Pembangunan Ulang Menjadi Lebih Megah

 

Proses pembangunan Masjid Jami’ Soeprapto Soeparno, 14 Oktober 2025

Pembangunan ulang Masjid Jami’ Soeprapto Soeparno di daerah Kampung Makasar, Jakarta Timur sudah resmi dilakukan sejak Juli 2025. Masjid yang menjadi tempat beribadah umat Islam ini tentunya sangat diharapakan dapat menjadi sarana dan infrastruktur kerohanian yang mencukupi kebutuhan masyarakat.


Masjid yang sebelumnya sudah berdiri sejak tahun 1979 sebagai masjid kecil ini dibangun kembali dengan gaya bangunan yang lebih megah dan besar. Hal ini disebabkan oleh berjalannya waktu masjid ini menjadi tempat ibadah umat Islam utama di wilayah tersebut. Wajah baru masjid ini dibangun di atas lahan kosong di seberang masjid sebelumnya, hal ini memberi tanda bahwa fasilitas masjid akan semakin beragam seperti halaman luas terbuka yang dapat dijadikan lahan parkir, akses yang ramah bagi kelompok rentan (anak-anak, ibu hamil, lansia, disabilitas), hingga kemungkinan untuk infrastruktur masjid yang terbuka dan kaya akan akses udara.

Salah satu warga, Bilqiis  (19) mengutarakan “Senang banget dibangun ulang begini, jadi lebih besar dan semoga bisa lebih bermanfaat juga buat masyarakat sekitar”. Dengan demikian, dibangunnya kembali masjid ini diharapkan dapat menambah manfaatnya baik secara kerohanian maupun dalam lingkup sosial bagi masyarakat sekitar.

Penulis : Salsabila Fathiyah Zahira (2506321069)

Kelas     : Penerbitan 1C