Senin, 13 Oktober 2025

Rosario Bukan Hanya Doa, Tapi "Separuh Nafas Hidupku" bagi Bu Elly

 














Bagi Ibu Anastasia Elly Agustina, atau yang akrab disapa Bu Elly, doa Rosario bukan sekadar ritual agama, tetapi sebuah napas dalam keseharian. Sebuah warisan iman yang telah menjelma menjadi kekuatan personal. 

Setiap orang pasti memiliki momen di mana Rosario terasa sangat hidup dan personal. Bagi Bu Elly, momen itu justru hadir di puncak kesibukannya. 

"Ada, suatu masa di mana banyak kegiatan kampus dan gereja," kenang Bu Elly. Saat itu, kondisi badan dan pikiran berada dalam titik lelah, dengan otak yang terasa penuh. Namun, di saat yang sama, datanglah tugas untuk melatih 61 anak-anak BIA (Bina Iman Anak) membuat "Rosario Hidup" dan melatih mereka yang masih duduk di bangku SD kelas 1 hingga 6. 

"Justru saat itulah campur tangan Bunda Maria begitu besar," tuturnya dengan penuh keyakinan. Tantangan yang awalnya terasa berat seperti gunung, berubah menjadi pengalaman yang ringan dan lancar tanpa kendala. Momen ini menjadi bukti baginya bahwa kasih dan bantuan Ilahi sering kali datang tepat pada waktunya, mengubah keletihan menjadi sebuah anugerah. 

Lalu, bagaimana cara Bu Elly menyisipkan waktu untuk merangkai butir-butir doa Rosario di tengah kesibukan yang tak kenal henti? Jawabannya sederhana namun penuh komitmen. "Sebisa mungkin di tiap hari Jumat siang, atau pas di jalan," ujarnya. 

Kebiasaan ini menggambarkan sebuah usaha untuk menguduskan waktu-waktu biasa. Bagi Bu Elly, doa tidak harus selalu dilakukan di tempat yang hening dan waktu yang panjang, tetapi bisa menyelinap di sela-sela aktivitas, mengubah waktu perjalanan atau jeda istirahat menjadi momen sakral untuk menyapa Tuhan dan Bunda Maria. 

Jika harus meringkas arti Rosario dalam satu kalimat, Bu Elly menemukan frasa yang dalam dan penuh makna. 
 
"Rosario adalah separuh nafas hidupku." 

Kalimat tersebut bukanlah metafora yang berlebihan. Ia menggambarkan sebuah relasi yang begitu intim dan vital. Seperti halnya nafas yang menandai kehidupan, Rosario baginya adalah elemen esensial yang menghidupkan jiwa, memberikan kedamaian, dan menjadi sumber kekuatan yang tak terpisahkan dari eksistensinya sehari-hari. Dalam kesederhanaan doa yang diulang-ulang, Bu Elly menemukan sebuah kehidupan yang mengalir penuh makna.

Penulis: Patricia Amanda Dewi (2506321060)
Kelas    : Penerbitan 1C

Tidak ada komentar:

Posting Komentar